Minggu, 12 Juli 2015

Pembelajaran berbasis Teknologi Cloud - Google Classroom

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan pemanfaatan TIK dalam pendidikan melalui Pendidikan Jarak Jauh  bahwa: (1) Pendidikan jarak jauh diselenggarakan pada semua jalur, jenjang dan jenis pendidikan, (2) Pendidikan jarak jauh berfungsi memberikan layanan pendidikan kepada kelompok masyarakat yang tidak dapat mengikuti pendidikan secara tatap muka atau reguler, (3) Pendidikan jarak jauh diselenggarakan dalam bentuk, modus dan cakupan yang didukung oleh sarana dan layanan belajar serta sistem penilaian yang menjamin mutu lulusan sesuai dengan standar nasional pendidikan. Jadi sistem pendidikan jarak jauh telah menjadi suatu inovasi yang berarti dalam dunia pendidikan nasional.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Menurut Rosenberg (2001), Dengan berkembangnya penggunaan TIK ada lima pergeseran dalam proses pembelajaran yaitu: (1) dari pelatihan ke penampilan, (2) dari ruang kelas ke di mana dan kapan saja, (3) dari kertas ke “on line” atau saluran, (4) fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja, (5) dari waktu siklus ke waktu nyata. Komunikasi sebagai media pendidikan dilakukan dengan menggunakan media-media komunikasi seperti telepon, komputer, internet, e-mail, dan sebagainya. Interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut. Guru dapat memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa. Demikian pula siswa dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari berbagai sumber melalui cyber space atau ruang maya dengan menggunakan komputer atau internet.
Para guru dituntut untuk menguasai ICT agar dapat mengembangkan dan memanfaatkan ICT sebagai media pembelajaran. Tujuannya adalah untuk memberikan kemudahan dan kesempatan yang lebih luas kepada siswa dalam belajar agar mampu menguasai modernitas atau kemajuan zaman untuk meningkatkan daya saing di tingkat global.

UNESCO telah mengidentifikasi  4 (empat) tahap dalam sistem pendidikan yang mengadopsi TIK, yaitu :
  1. Tahap emerging; yaitu perguruan tinggi/sekolah berada pada tahap awal. Pendidik dan tenaga kependidikan mulai menyadari, memilih/membeli, atau menerima donasi untuk pengadaan sarana dan prasarana (supporting work performance)
  2. Tahap applying; yaitu perguruan tinggi/sekolah memiliki pemahaman baru akan kontribusi TIK. Pendidik dan tenaga kependidikan untuk menggunakan TIK dalam manajemen sekolah dan kurikulum (enhancing traditional teaching)
  3. Tahap infusing; yaitu melibatkan kurikulum dengan mengintegrasikan TIK. Perguruan tinggi/sekolah mengembangkan teknologi berbasis komputer dalam lab, kelas, dan administrasi. Pendidik dan tenaga kependidikan mengekplorasi melalui pemahaman baru, dimana TIK mengubah produktivitas professional (facilitating learning).
  4. Tahap Transforming; yaitu perguruan tinggi/sekolah telah memanfatkan TIK dalam seluruh organisasi. Pendidik dan tenaga kependidikan menciptakan lingkungan belajar yang integratif dan kreatif (creating innovative learning environment) melalui TIK.
Berdasarkan identifikasi adopsi TIK dari UNESCO, kami guru Madrasah yang tergabung dalam GEG East Jakarta baru ditahap emerging dan applying, untuk memantapkan adopsi TIK dalam pembelajaran, komunitas Google Educators Group (GEG) East Jakarta, mengadakan pelatihan Media Pembelajaran berbasis Cloud, dengan menggunakan media untuk Pendidikan yang diberikan oleh Google secara gratis, yang dikenal dengan nama Google Apps for Education (GAfE). Pelatihan ini dilaksanakan dari tanggal 3-10 Juli 2015 di E-Learning MAN 9 Jakarta (http://man9jkt.kemenag.go.id/elearning) dan Google Plus dengan hashtag: #GoogleClassroomGEGEastJakarta, sebagai nara sumber atau guru dalam pelatihan ini adalah Pemimpin Komunitas GEG East Jakarta yang juga sebagai Guru TIK di MAN 9 Jakarta, Bapak Catur Yoga Meiningdias. Peserta yang dinyatakan lulus dalam kegiatan ini ada 21 peserta yang berasal dari beberapa Madrasah, yaitu :
  1. Andy Hermawan MTSN 1 Candi Laras Utara
  2. Betty Indriasari MAN 11 Jakarta
  3. Alimoddin MTS Al-Abror
  4. Tudoni Romeo Jaemanah MIN Cibeureum Kab.Ciamis
  5. Lukmanul Hakim MI Al Furqon Lampung Barat
  6. Mochamad Abdul Azis SMAN 56 JakBar
  7. Temy Yulianti, S.Pd MTs Negeri 27 Jakarta
  8. Huswati, S.Pd MAN 11 Jakarta
  9. MASHUDI, S.Pd MTs MAMBAUL ULUM PAKIS
  10. Asep Nurdin MTS Islamiyah
  11. Endang Palupi MAN 9 Jakarta
  12. Zaenal Jamaludin MTsN 6 jakarta
  13. Kurnia Kristianto MTs Negeri Teras Boyolali
  14. Yosephine Sri Angkasa MI Asrorul Huda
  15. Okdafid MTSN 18 Jakarta
  16. Anik Sutartik MTSN 42 Jakarta
  17. MASHUDI, S.Pd MTs MAMBAUL ULUM PAKIS
  18. Raliyanti MAN 4 Jakarta
  19. ALIFUDIN MAN Reok Kab. Manggarai NTT
  20. Anita Fatmawati MAN 2 Jakarta
  21. Sukardi MAN 9 Jakarta
Materi Workshop yang telah peserta kuasai:
  1. Mengelola E-Mail berbasis Google Apps for Education (https://admin.google.com)
  2. Membuat kelas di aplikasi Google Classroom (http://classroom.google.com)
  3. Memasukan tugas dan materi di aplikasi Google Classroom (http://classroom.google.com)
  4. Pengaturan kelas di aplikasi Google Classroom (http://classroom.google.com)
  5. Komunikasi di kelas menggunakan aplikasi Google Classroom (http://classroom.google.com)
  6. Menilai Tugas Siswa di aplikasi Google Classroom (http://classroom.google.com)
  7. Masuk sebagai Siswa di aplikasi Google Classroom (http://classroom.google.com)
  8. Permasalahan yang terdapat di aplikasi Google Classroom (http://classroom.google.com)
  9. Uji Kompetensi Mengelola Email GAfE dan Google Classroom
SelesaiYa  
Terima kasih kami ucapkan kepada peserta yang telah menyelesaikan semua kegiatan pembelajaran workshop secara online dan berkolaborasi sesama peserta.  Untuk Guru-guru Madrasah yang ingin menambah kompetensi dalam bidang Pembelajaran berbasis ICT dapat bergabung bersama kami di GEG East Jakarta : https://www.google.com/landing/geg/groups/

Rabu, 01 Juli 2015

Siapkah kita menggunakan E-Learning?

Jakarta, 22 Juni 2015. Google Educators Group (GEG) East Jakarta yang di pimpin oleh Guru TIK MAN 9 Jakarta, Bapak Catur Yoga Meiningdias membuat sebuah kegiatan workshop ICT secara online. Media yang digunakan adalah media E-Learning yang dibuatnya menggunakan Content Management System (CMS) Moodle yang diinstal di hosting server http://man9jkt.kemenag.go.id/elearning. Kegiatan Workshop ini berlangsung secara online dari tanggal 22 - 28 Juni 2015 dengan materi: Google Apps for Education (GAfE) - Google Mail (GMail) Basic for Teacher.

Peserta yang mendaftar Worskhop Google Apps for Education (GAfE) dengan materi Google Mail (GMail) Basic mencapai 70 peserta dari berbagai wilayah dan berasal dari Sekolah Umum dan Madrasah. Tujuan dari Workshop Online GEG East Jakarta, untuk mempermudah guru dalam meningkatkan kompetensi di bidang ICT tanpa harus datang disuatu tempat karena E-Learning memungkinkan kegiatan tanpa adanya batas ruang dan waktu sehingga lebih efektif dan efisien.

Dari 70 peserta yang mendaftar pada kegiatan ini, 57 peserta berhasil login dan melakukan Kegiatan Awal (Pre Test) dan pada akhir kegiatan, yaitu tanggal 28 Juni 2015 hanya 30 peserta yang berhasil Lulus dalam kegiatan Workshop Online GEG East Jakarta, yaitu:
  1. Tudoni Romeo Jaemanah MIN Cibeureum Kab.Ciamis
  2. Mochamad Abdul Azis SMAN 56 JakBar
  3. Lukmanul Hakim MI Al Furqon Lampung Barat
  4. Okdafid MTSN 18 Jakarta
  5. Temy Yulianti S.Pd MTs Negeri 27 Jakarta
  6. Zaenal Jamaludin MTsN 6 jakarta
  7. Alimoddin MTS Al-Abror
  8. Betty Indriasari MAN 11 Jakarta
  9. Linda Sari Dewi MTs N 33 Jakarta
  10. ALIFUDIN MAN Reok Kab. Manggarai NTT
  11. Anita Fatmawati MAN 2 Jakarta
  12. Raliyanti MAN 4 Jakarta
  13. Amrul Khairullah SMAN 15 jakarta
  14. Herika Hayurani YARSI
  15. Andy Hermawan MTSN 1 Candi Laras Utara
  16. Asep Nurdin MTS Islamiyah
  17. Anik Sutartik MTSN 42 Jakarta
  18. Huswati S.Pd MAN 11 Jakarta
  19. Mashudi S.Pd MTs Mambaul Ulum Pakis
  20. Kurnia Kristianto MTs Negeri Teras Boyolali
  21. Nurrokhim Madrasah Aliyah Swasta Jakarta Pusat
  22. Ellis Ermawati MAN 4 Jakarta
  23. Joko sugiharto MA ULUL ILMI Jakarta Timur
  24. Fitria Silvi MAN 4 Jakarta
  25. Rosyaida Saara Hellena MAN 18 Jakarta
  26. Rohili Ahiriyah MTSN 10 Jakarta
  27. M. ABDUL MAJID MAS AL HIDAYAH PESANGGARAN
  28. Sukardi S.Pd MAN 9 Jakarta
  29. Endang Palupi MAN 9 Jakarta
  30. Ammar Suhada Djamin MTSN 22 Jakarta
Berdasarkan data yang di dapat penyebab rendahnya peserta yang lulus yaitu disebabkan oleh faktor individu. Rendahnya prosentasi kelulusan yang disebabkan oleh Faktor Individu antara lain: Kurangnya motivasi, self-efficacy, kesibukan, kemampuan menggunakan E-Learning, dan kemampuan mengelola waktu. Siapkah guru Madrasah menggunakan E-Learning? semuanya tergantung individu guru tersebut.


Buku PAI dan Bahasa Arab MI

Bismillahirrohmanirrohim Assalamu 'Alaikum Wr. Wb. Alhamdulillah puji sukur kepada Alloh SWT. dan Sholawat dan Salam kepada Nabi Muhamma...